Kemeriahan Gebyar TIK untuk Pendidikan 2016 di Jambi

0
397

jambi

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyelenggarakan Gebyar Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) untuk Pendidikan 2016, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada sekolah dan guru yang berdedikasi dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan. Acara ini dibuka oleh Wakil Gubernur Provinsi Jambi, Fachrori Umar, pada hari Senin (5/9) dan diselenggarakan 5-8 September 2016 di Hotel Novita Jambi. Selain itu, pada pembukaan pembukaan juga dicanangkan Program 1000 Film Pendek Jambi untuk 5 tahun ke depan.

Terdapat beberapa lomba yang diselenggarakan dalam Gebyar TIK tahun ini diantaranya, Lomba Blog Siswa, Lomba Blog Guru, Lomba Website Sekolah, Kuis Kihajar (Kita Harus Belajar) dan Lomba Media Pembelajaran. Lomba tersebut merupakan final dari rangkaian lomba yang telah diselenggarakan sebelumnya di masing-masing Kota/Kabupaten. Sehingga peserta yang mengikuti lomba pada Gebyar TIK merupakan finalis perwakilan dari masing-masing Kota/Kabupaten.

Dari Kuis Kihajar diperoleh tiga orang pemenang dari masing-masing jenjang pendidikan, yaitu Nafisa Khairani Arief dari SDN No.13 Batang Hari, Revina Dea Permata dari SMPN 5 Kota Jambi, dan Ratu Mutiara Wulandari dari SMAN 1 Kuala Tungkal. Ketiganya akan mewakili Provinsi Jambi ke tingkat nasional.

Selain rangkaian lomba, dalam acara Gebyar TIK ini juga diselenggarakan kegiatan pameran TIK yang diikuti oleh Pustekkom, Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan (BPMTPK) Surabaya, dan Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Semarang. Pameran TIK ini bertujuan untuk menyosialisasikan media-media pembelajaran berbasis TIK yang telah dikembangkan oleh Kemendikbud melalui instansi-instansi tersebut. Antusiasme terbesar terlihat dari para guru yang ingin memiliki akun agar dapat mengunduh materi ajar melalui Rumah Belajar, Video On Demand (VOD) TV Edukasi dan streaming Suara Edukasi. “Saya merasa cukup terbantu apabila saya sebagai guru bisa men-download materi belajar” ujar Titas Suwanda, salah satu guru dari SMPN 26 Muaro Jambi.